Pengalaman Pendakian Gunung Rinjani

pendakian gunung rinjani

Musim pemanjatan gunung sudah dimulai sejak bulan April kemarin, tidak sedikit para pendaki senior maupun pemula yang akan menyelesaikan hasrat yang telah tertahan guna segera mengemas ransel dan mengawali petualangan mereka.

Dilansir https://betwin188.website/ salah satu gunung yang menjadi target pendakian semua pendaki, ialah Gunung Rinjani. Gunung berapi tertinggi kedua yang terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kali ini gue bakalan bagi-bagi info dan tips mengerjakan pendakian di Gunung Rinjani yang bakal gue jabarkan dalam sejumlah bagian (ps : jalur yang gue jabarkan ialah jalur naik via Sembalun Lawang dan turun via Desa Senaru)

MENUJU LOKASI

Pulau Lombok bisa diakses memakai moda transportasi udara ataupun via darat (dan laut). Jika memakai pesawat terbang, kalian bakal tiba di Bandara Internasional Lombok yang sedang di Praya. Jika memakai jalur darat (dan laut), kalian bakal tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Baik via bandara maupun pelabuhan, kalian akan mengawali perjalananmengarah ke Desa Sembalun Lawang, dimana nantinya start pemanjatan dimulai. Angkutan umum tersedia, normalnya melewati Terminal Mandalika (Bertais) memakai Engkel (Elf) sampai sampai di Aikmel, memakan waktuselama 2 – 3 jam, dengan biaya sekitar 20,000 rupiah. Di Aikmel, kalianmesti beralih transportasi memakai mobil pick up (mobil sayur) sampai sampai di Desa Sembalun Lawang, memakan masa-masa 1,5 jam dengan ongkos 15,000 rupiah

Sampai di Sembalun Lawang, mohon berhenti di Rinjani Information Centre (RIC), dimana ada pos pendaftaran untuk para pendaki. Syarat pencatatan membayar ongkos registrasi, 5,000 rupiah/ hari untuk lokal (indonesian) atau 250,000 rupiah/ hari untuk interlokal (turis asing).

Note : untuk yang tidak inginkan ribet, dapat menyewa mobil individu sampai Sembalun Lawang, kisaran ongkos 500,000 – 700,000 rupiah per sekali jalan guna 1 mobil dengan kapasitas 4 – 5 penumpang.

MEMULAI PENDAKIAN

Setelah menuntaskan pendaftaran, pendakian dapat dilakukan, seringkali pendakian tidak dibuka dari RIC, namun dari jalur Bawak Nao, yang berjarak 15 menit dengan kendaraan dari RIC. Jalur Bawak Nao dipilihsebab jarak tempuh yang lebih singkat 1 – 2 jam dari jalur pintu gerbang RIC.

Tipikal jalur Sembalun berupa savanna tersingkap dengan jalur yang sudahpaling jelas, jadi tidak boleh takut nyasar. Pos 1 terletak di elevasi 1,500 mdpl dengan jarak tempuh 1,5 – 2 jam dari start pendakian. Di siniseringkali pendaki melulu beristirahat sebentar saja, sebelum lanjut ke pos 2.

Pos 2 yang berada di elevasi 1,800 mdpl berjarak 40 menit dari pos 1, terletak di lembahan savanna. Biasanya pendaki memilih guna menginap di sini, sebab area datar dan lapang yang luas serta ada sumber air. Jika masih mampu melanjutkan pemanjatan ke pos 3, dapat saja memilih bermalam di pos 3 yang berjarak 1 – 1,5 jam dari pos 2.

Pos 3 terletak di atas sungai mati di elevasi 1900 mdpl, lokasi lapangnya tidak terlampau luas dan sumber air agak jauh dan susah, tetapitidak sedikit pendaki yang memilih bermalam di sana, supaya menghemat waktu ketika akan mengarah ke Plawangan Sembalun via Bukit Penyesalan.

Bukit Penyesalan? Ngeri banget namanya ya ! Karena memang laksana itu,barisan bukit tiada akhir yang terus menanjak menciptakan diri terasa tersiksa. Dulu terdapat sih jalur Bukit Penyesalan (di seberang Bukit Penyiksaan) tapi telah tidak dipakai karena jarak tempuh yang lebih jauh lagi.

Mendaki Bukit Penyesalan seringkali dimulai pagi hari, selama jam 8 atau 9 pagi, dan baru bakal sampai di Plawangan Sembalun (camp lokasi sebelum summit) selama pukul 1 atau 2 siang. Saran gue, siapkan persediaan airlumayan banyak, sebab sepanjang jalur Bukit Penyiksaan tidak terdapat sumber air, sumber air selanjutnya melulu ada di Plawangan Sembalun.

Tiba di Plawangan Sembalun, carilah tempat menegakkan tenda yang aman dari terjangan angin, serbuan monyet – monyet (di Plawangan Sembalun, monyetnya badung loh !), dan dekat dengan sumber air. Sumber air terletak di lerengan Plawangan, debitnya lumayan besar.

MELAKUKAN PENDAKIAN KE PUNCAK RINJANI

Dari Plawangan Sembalun, pendakian mengarah ke puncak seringkali dimulaiketika tengah malam, selama jam 1 atau 2 dini hari. Persiapkan bekal perjalanan berupa air minum (lebih bagus air hangat dalam termos kecil) dan sejumlah kue/ energi bar/ coklat. Perjalanan mengarah ke puncak, memakan waktu selama 4 – 6 jam, jalur yang akan dilewati berupa tanah berpasir yang lumayan licin. Hati – hati pun saat mengarah ke puncaksebab jalur yang bakal dilalui, ada jurang di kiri dan kanan, lebih baik pelan asal selamat.

Saat di puncak, sebisa mungkin tidak boleh terlalu lama, selain andai semakin siang kabut bakal tebal, ingat pun bahwa sesudah puncak kalianbakal melanjutkan perjalanan mengarah ke Danau Segara Anak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *